a
ntp Cirebon 

 Guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan YME, serta bagian dari rangkaian dalam rangka hari jadi kabupaten Cirebon ke - 538. Sekira pukul 08.40 s.d 09.50 WIB di Makam Sunan Gunung Jati Jl. Raya Sunan Gunung Jati, Blok Kauman, Desa Astana, Kec. Gunung Jati, Kab. Cirebon telah berlangsung kegiatan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati.


Bersama Bupati Cirebon Drs. H. IMRON, M. Ag., Wakil Bupati Cirebon WAHYU TJIPTANINGSIH, S.E., M.Si., Ketua DPRD Kab. Cirebon M. LUTFHI, ST., M.Si., Sekda Kab. Cirebon Drs. H. RAHMAT SUTRISNO, M.Si., Kapolresta Cirebon KOMBES POL. M. SYAHDUDDI, S.I.K., M.Si., Kapolres Cirebon Kota AKBP IMRON ERMAWAN S.H., S.I.K., M.H., Danyon C Sat Brimobda AKBP M. ANDRI, S. Si., Kajari Kab. Cirebon HUTAMRIN, S.H., M.H., Danyon Arhanudse 14 Cirebon LETKOL Arh HARIS ATMAJA ADINATA, S.E., Dandim 0620 Kab. Cirebon LETKOL Inf SUGIR, S.IP, M. Tr. Han, Asisten Pemerintahan Dan Kesra Dr. HILMY RIVAI, M. Si., dan Para Kepala Dinas dan Para Camat Kabupaten Cirebon sekira 20 orang. Kamis (01.04.21).

Camat Gunung Jati Drs. H KUSDIONO, didampingi Kapolsek Gunung Jati AKP ABDUL MAJID, S.H. dan Jeneng H. IMRON., menyambut Drs. H. IMRON, M. Ag. beserta rombongan ziarah.

Kapolres Cirebon Kota AKBP IMRON ERMAWAN S.H., S.I.K., M.H melalui Kasubbag humas Polres Ciko menerangkan " Ziarah ke makam sunan gunungjati ini Tujuannya adalah untuk mendoakan juga mengenang jasanya. Selanjutnya rombongan menuju ke Makam Sunan Gunung Jati untuk melaksanakan ziarah dengan melewati pintu sembilan (Pintu Gapura, Krapyak, Pasujudan, Ratnakomala, Jinem, Rararoga, Kaca, Bacem dan pintu Teratai / pintu penutup ) ". Jelasnya.

" Dan setelah melewati ke Sembilan pintu tersebut rombongan melaksanakan kegiatan inti ziarah membaca Tahlil yang dipimpin oleh Imam Tahlil dan Khotib H. HASAN (Pengurus sekaligus kuncen Makam Sunan Gunung Jati) katanya.

Di hari kedua tepatnya Jumat (02/04/21) Bertempat di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Bupati Cirebon Drs. H Imron, M.Ag memimpin langsung apel peringatan sederhana yang diikuti oleh sejumlah pejabat Forkopimda dan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Dalam pidatonya, Imron menyebutkan hari jadi ke-539 ini mengusung tema “Mamayu Hayuning Diri, Mamayu Hayuning Buwana” atau yang memiliki arti menata kemuliaan diri, menata kemuliaan dunia.

Secara filosofi, kata Imron, sebagai manusia harus pandai menjaga dan mempersiapkan kompetensi diri dalam menghadapi permasalahan hidup. Terlebih saat ini, semua orang berjuang virus Corona yang menjadi pendemi.

“Dalam upaya menyelesaikan permasalahan ini, salah satunya dengan vaksin yang saat ini diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi pandemi Covid-19,” kata Imron.

Masih kata Imron , hari jadi ini merupakan tonggak sejarah yang berperan sebagai rujukan dalam upaya memacu semangat pembangunan di Kabupaten Cirebon.

Seluruh pegawai pemerintahan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon, diminta untuk meningkatkan produktivitas sehingga sumber daya manusia (SDM) bisa bersaing di tingkat internasional.

Sesuai dengan pesan dari leluhur Kabupaten Cirebon yang berbunyi “ingsun titip tajug lan fakir miskin”.,

(redh)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama